Khazanah

Cara Menghindari Putus Asa dan Sikap Sombong Menurut Gus Baha

Published

Cara Menghindari Putus Asa dan Sikap Sombong Menurut Gus BahaSupaya menghindari putus asa dan bersikap sombong, kita harus percaya dan yakin pada Qada dan Qadar​. Namun, rencana dan ketetapan...
Sumber Video

Supaya menghindari putus asa dan bersikap sombong, kita harus percaya dan yakin pada Qada dan Qadar​. Namun, rencana dan ketetapan Allah SWT ini harus disikapi dengan arif.

Dalam banyak hal harus percaya dan yakin pada Qada dan Qadar, namun semuanya tidak di gebyah-uyah begitu saja. Gus Baha memberikan contoh, ketika kita ingin bertobat dari dosa masa lalu, maka untuk menenangkan hati anggap saja itu Qada dan Qadar. Namun, setelah bertaubat, maka keinginan taubat tersebut  yang harus dilaksanakan sebagai syariat harus dijalankan.

Gus Baha menceritakan bagaimana kita harus mengimani Qada dan Qadar dengan mengisahkan peristiwa protes Nabi Musa ke Nabi Adam. Kejadian ini dikisahkan oleh Rasulullah SAW saat Mi’raj ke Sidratul Muntaha​.

Nabi Musa protes keras kepada Nabi Adam sebagai berikut:

Nabi Musa sempat menyalahkan Nabi Adam yang melakukan dosa berat, sehingga anak turunnya ikut terbuang dari sorga dan harus hidup di dunia.

Nabi Adam menjawab dengan santai dan berkata, ‘Apakah kamu menyalahkanku hanya karena aku melakukan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah empat puluh tahun sebelum Dia menciptakanku?”

Nabi Musa hanya terdiam dan sama sekali tidak berani membantah pernyataan Nabi Adam. Rasulullah Shallallahu `alaihi wa Salam bersabda, “Nabi Adam mengalahkan argumen Nabi Musa.”