Artikel

Makan Pecel Sambil Ngejamu

Published

Sehari setelah Idul Adha, melanjutkan perburuan untuk mencari karung coklat yang bernama Goni. Setelah tanya sana sini dianjurkan untuk cus langsung ke pasar Beringharjo. Siang tadi ditemani Ibuk langsung cus juga ke Beringharjo. Tanya pak parkir, bagian yang menjual karung goni ada di lantai 3 di ujung timur. Dengan semangat 45 naik tangga dan melewati kios-kios pasar yang sebagian besar masih tutup karena hari raya Idul Adha. Sesampai diatas beruntung bagian para kios penjual karung goni ada beberapa yang sudah buka. Beli satu karung dihargai mahal bener. Lagi nggak mau nawar soalnya.Buat apa sih karung goni? Rahasia. Hihihi.

Karena sudah naik turun dari lantai 3 ditambah matahari yang ngenthang-ngenthang alias panas sampai ubun-ubun akhirnya memutuskan untuk ngadem sambil mecel (makan pecel). Pecel langganan yang biasa kami kunjungi itu di depan mirota batik. Tempate nyumpil, ndelik tapi selalu ramai. Bumbunya tidak terlalu manis, sedaplah. Sayuran-sayuran seperti bayam, wortel, kacang, kecipir, dan lainnya dicomot sedikit-sedikit diletakkan diatas piring beralaskan daun pisang lalu disiram saus kacang. Bila dinikmati dengan atau tanpa lontong, bisa pula ditambah mi goreng dan bihun goreng. Menu pendampingnya ada aneka gorengan mulai dari mendoan, bakwan, dan lainnya. Karena ini masih suasana idul adha menu pendampingnya tidak selengkap biasanya. Biasanya ada sate ayam, sate ampela, dan banyak lagi. Minuman yang pas untuk pendamping pecel ini adalah jamu. Tepat di sebelahnya ada seorang ibu yang menjajakan jamu-jamuan ringan seperti kunir asem, beras kencur, dan gulas. Sepiring pecel dengan 2 gorengan habis 8ribu rupiah. Sangat pas dengan kantong kan? Itu sepiring untuk kembulan (sepiring berdua), soalnya di rumah saya sudah makan jadi ikut nyomot beberapa suap saja. Dua gelas es jamu yang segar dihargai 10ribu, per gelasnya hanya 5ribu perak saja. Sempat ngantri sebentar untuk tempat duduknya yang uyel-uyelan itu namun terbayarkan dengan segarnya es jamu kunir asem, es beras kencur, dan pecel.